KEMAMPUAN MEMAKNAI SIMBOL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI
DOI:
https://doi.org/10.31848/kosa.v2i2.4004Kata Kunci:
Komunikasi, keterampilan, makna, rujukan, simbolAbstrak
Komunikasi menjangkau segi terluas dari makna. Kedalamannya dapat mengungkap makna-makna yang tersembunyi dan masih belum dapat diterangkan. Pemahaman yang utuh pada simbol dapat menjelaskan mengenai sesuatu. Pemahaman yang diperoleh dapat menunjuk pada benda atau konsep-konsep sejenis yang mudah mendapat rujukannya. Kendala komunikasi terjadi ketika konsep yang dirujuk salah diberikan makna. Sehingga menjadi penghambat dalam meningkatkan keterampilan komunikasi. Keterampilan yang sangat dibutukan untuk membantu meningkatkan kapasitas diri setiap orang. Berkenaan dengan itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan memaknai simbol yang bertebaran di tengah lingkungan sosial untuk meningkatkaan keterampilan komunikasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional menjadi prasyarat utama dalam meningkatkan kemapuan dalam memaknai simbol yang berelasi untuk meningkatkan keterampilan komunikasi.
Referensi
Abubakar, R. (2021). PENGANTAR METODOLOGI PENELITIAN (1st ed.). SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga.
Aditia, R., Komunikasi, S., Jurnal, E. :, & Komunikasi, I. (2021). Sistem Komunikasi Indonesia: Suatu Proses Sosial, Budaya, dan Politik Indonesian Communication System: A Social, Cultural, and Political Process. 2(1).
Afifzuren, Setiaji, F. R., Falah, M., & Firmansyah, R. (2023). PERAN KOMUNIKASI VERBAL DALAM MEMBANGUN HUBUNGAN BARISTA DAN PELANGGAN/CUSTOMER (STUDI KASUS PADA KELFAIRO COFEE). Jurnal Sains Student Research, 1(2), 1118–1129. https://doi.org/10.61722/jssr.v1i2.499
Agustianto. (2011). Makna Simbol dalam Kebudayaan Manusia. Junal Ilmu Budaya, 1, 1–7.
Aprilliaswati, R. (2021). Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Verbal dan Nonverbal Berdasarkan Nilai Norma Sosial Melalui Peer Interaction. 119–127.
Dewi, E. R., & Kustiarini. (2022). IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (TSTS) BERBASIS PETA KONSEP SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI MAHASISWA. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 5, 161–173. http://journal.unismuh.ac.id/index.php/jrpd
Haris, A., & Amalia, A. (2018). MAKNA DAN SIMBOL DALAM PROSES INTERAKSI SOSIAL (Sebuah Tinjauan Komunikasi). In Jurnal RISALAH (Vol. 29, Issue 1).
Kristiyanti, M. (2023). METODE PENELITIAN. CV Pustaka STIMAR AMNI Semarang.
Kriyantono, R. (2014). Manusia adalah Makhluk Bersimbol.
Kusumawati, T. I. (2016). KOMUNIKASI VERBAL DAN NONVERBAL. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 6(2), 83–98.
Muzaiyanah, O. : (2012). JENIS MAKNA DAN PERUBAHAN MAKNA. Wardah, 25, 145–152.
Pujanarko, M. (2018). ETIKA KOMUNIKASI VERBAL DALAM PENULISAN BERITA DI MEDIA ONLINE. Jurnal Citra, 6(1).
Putra Fajar, D., & Aminulloh, A. (2023). Awal Mula Kemampuan Berkomunikasi: Sebuah Tinjauan Communibiology. Tuturlogi, 4(1), 29–42. https://doi.org/10.21776/u
Rinawati, R. (2005). Komunikasi dan pembangunan partisipatif. Mediator, 7(2), 175–184.






