HOAKS, PENYAKIT KRONIS DALAM PERADABAN DIGITAL

Penulis

  • Cevi Mochamad Taufik Universitas Kebangsaan Republik Indonesia
  • Gilang Bintang Universitas Kebangsaan Republik Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31848/kosa.v2i2.4003

Kata Kunci:

efek, konstruksi sosial, konten, media, peradaban

Abstrak

Peradaban baru era digital sudah tiba. Ditarik dari awal kemunculannya, digitalisasi datang bersamaan dengan transformasi media ke dalam jaringan online. Sampai saat ini, media sosial nyaris menggantikan peran media mainstream dalam penyampaian dan layanan informasi publik. Akan tetapi, meski sudah berjalan dalam waktu relatif lama, masih saja memunculkan masalah berkenaan dengan bertabrakannya logika publik dalam mencerna informasi yang disebarkan konten-konten media sosial. Publik kerap mengalami kebingungan. Konten-konten berunsurkan hoaks dibuat pihak yang tak memiliki kompetensi dan tidak keahlian dalam merekonstruksi peristiwa. Namun tak menutup kemungkinan ada juga konten yang sengaja dibuat dengan tujuan hoaks dengan maksud meruntuhkan keyakinan dan kepercayaan publik. Ditelaah lebih jauh, ini merupakan efek samping dari kebebasan dan kemudahan dalam mengoprasionalkan media sosial. Karena itu, untuk memahami persoalan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode analisis isi media. Tujuannya, untuk memahami konten yang mengarah pada kesesatan melalui konten-konten yang ditebar dan disebar para pemilik akun media sosial. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua entitas yang menyumbang noda pada peradaban digital melalui hoaks yang ditebar oleh pihak yang tidak memiliki kapasitas dan kelompok ahli yang sangat kapabel dalam membentuk opini publik.

Referensi

Aji, R. (2016). DIGITALISASI, ERA TANTANGAN MEDIA (Analisis Kritis Kesiapan fakultas Dakwah Dan Komunikasi Menyongsong Era Digital). Islamic Communication Journal, 01(01).

Anista, R. (2023). Transformasi Kebudayaan: Dampak Perkembangan Teknologi dan Media Sosial. In Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia (Vol. 1, Issue 1).

Arianto, B., & Risdwiyanto, A. (2021). Kiprah Aktor Warganet melalui Media Sosial dalam Pemasaran Digital: Studi Kasus pada #HondaBeAT. Jurnal Maksipreneur: Manajemen, Koperasi, Dan Entrepreneurship, 11(1), 19. https://doi.org/10.30588/jmp.v11i1.636

Arifah, I. D. C., Wijaya, M. I., & Sholihah, S. M. (2022). JOB REPLACEMENT ARTIFICAL INTELLIGENCE DI INDUSTRI JASA: TINJAUAN PUSTAKA SISTEMATIS. Jurnal Ilmu Manajemen, 10(3), 911–929.

Asari, A., Thewa, Saleh M, S., Purba, S., Rachmatiyah, Fariati, W. T., Hendarsyah, D., Arifin, Nova, M., Fakhri, N., & Anna, N. E. V. (2023). PERAN MEDIA SOSIAL DALAM PENDIDIKAN (1st ed.). CV Istana Agency.

Astuti, I. S., Prananingrum, E. N., Rahmiaji, R. L., Lestari, N., Lotulung, J. L., & Kurnia, N. (2021). BUDAYA BERMEDIA DIGITAL.

Edy, S., & Ike, D. F. (2021). ANALISIS SEBARAN HOAKS PADA FACEBOOK PERIHAL INFO SEPUTAR COVID-19. Jurnal Signal, 10(2), 2337–4454.

Fadila, R. N., Rahma, M. A., Trisnawati, T., Fitri, H., Astuti, W., Ahmad, R. H., Fuadin, R. F., Pinaring, Barokah, R., & Fisya’bani, F. (2024). Media, Komunikasi, dan Jurnalistik di Era Digital: Teori, Praktik, dan Tantangan Masa Depan (Vol. 1). PT. Penerbit Qriset Indonesia.

Hamzah, R. E., & Putri, C. E. (2020). Mengenal dan Mengantisipasi Hoax di Media Sosial pada Kalangan Pelajar. Jurnal Abdi MOESTOPO, 03(01), 9–12.

Junaidi, A. (2019). Analisis Strategi Konten Dalam Meraih Engagement pada Media Sosial Youtube (Studi Kasus Froyonion). Prologia, 3, 231–237.

Kurniadi, F. (2022). ANALISIS PENYEBARAN HOAKS DI KALANGAN REMAJA. Research and Development Journal of Education, 8(2), 718. https://doi.org/10.30998/rdje.v8i2.12742

Lestari, A. (2023). DIGITALISASI SEBAGAI KEBUDAYAAN BARU TERHADAP PEMBANGUNAN DESA. Socio Religia, 4(1), 1–9.

Mudjiyanto, B., Launa, & Yanuar, F. (2024). Digitalisasi Informasi dan Keberlimpahan Berita di Era Pascakebenaran. 6(1).

Muktiyo, W., Prihantoro, E., & Mukodim, D. (2023). KOMUNIKASI PUBLIK MASALAH-MASALAH STRATEJIK.

Muzayyin, A. (2018). ESENSI FALSAFAH, KONSEP DAN TEORI PERADABAN. Majalah Ilmiah Tabuah, 22(2), 1–4. https://doi.org/10.15548/tabuah.v22i2.32

Saputra, B. A., Nurdiansyah, &, & Sidoarjo, U. M. (2020). Penguatan Literasi Digital melalui Model Pengembangan Kurikulum SMA Islam Berbasis Media Digital di Era 4.0. In Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan (Vol. 2, Issue 1). https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/islamika

Sudjatnika, T. (2017). NILAI-NILAI KARAKTER YANG MEMBANGUN PERADABAN MANUSIA. Jurnal Al-Tsaqafa, 14(1), 133–146.

Sudrajat, A. (2020). Apakah Media Sosial Buruk untuk Kesehatan Mental dan Kesejahteraan? Kajian Perspektif Remaja. Jurnal Tinta, 2(1), 41–52.

Sumarno. (2020). ANALISIS ISI DALAM PENELITIAN PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA. Jurnal Elsa, 18(2), 36–55.

Wiranata, M., Khamim, A., & Kunci, K. (2023). Kebebasan Berekspresi Melalui Media Digital dan Penerapannya Di Indonesia Article. https://doi.org/10.24905/plj.v1i2.21

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-03-20

Cara Mengutip

Taufik, C. M., & Bintang, G. (2025). HOAKS, PENYAKIT KRONIS DALAM PERADABAN DIGITAL . KOMUNIKA BANGSA, 2(2), 1–11. https://doi.org/10.31848/kosa.v2i2.4003

Terbitan

Bagian

Articles