NILAI INFORMASI DALAM KOMUNIKASI BENCANA UNTUK PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN
DOI:
https://doi.org/10.31848/kosa.v2i2.4000Kata Kunci:
Informasi, Komunikasi Bencana, Pencegahan dan PenanggulanganAbstrak
Memasuki bulan ketiga tahun 2025 beruntutan tragedi bencana hampir memenuhi seluruh ruang media. Peristiwa bencana mengalahkan kejadian-kejadian lain yang dalam waktu bersamaan juga terjadi. Dari sejumlah bencana yang terjadi, terdapat bencana rutin dan sudah merupakan ritual yang terjadi pada setiap memasuki akhir dan awal tahun. Bencana tersebut adalah banjir dan bencana serupa sebagai bagian dari peyebab yang sama seperti air bah dan tanah longsor. Layaknya kaset yang diputar setiap tahun, lagu banjir pun selalu terdengar nyaring. Tapi lantas menghilang bersamaan dengan musim yang kemudian berubah menuju kemarau. Masyarakat dibuat cemas, karena dampaknya sangat nyata. Atas dasar itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan posisi komunikasi bencana yang mencakup serangkaian upaya dalam pencegahan, penanggulangan dan pemulihan bencana. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi bencana yang dilakukan para komunkator memiliki peran signifikan dalam pencegahan dan penanggulangan bencana dan pascabencana. Pencegahan tidak diarahkan agar bencana tidak lantas terjadi melainkan mencegah kerugian yang akan diderita para korban bencana.
Referensi
Abubakar, R. (2021). PENGANTAR METODOLOGI PENELITIAN (1st ed.). SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga.
Ati, S., Nurdien, Kistanto, & Taufik, A. (2018). Pengantar Konsep Informasi, Data dan Pengetahuan (Vol. 1).
Budi, S. H. (2012). Komunikasi Bencana: Aspek Sistem (Koordinasi, Informasi dan Kerjasama). Jurnal Komunikasi, 4, 363–372.
Dwiningtias, H., & Raharjo, D. H. (2024). Komunikasi Bencana dalam Menanggulangi Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Cianjur. IKON, 1, 51–59. https://doi.org/10.37817/ikon.v29i1
Galih Marlyono, S., & Kamil Pasya, G. (2016). PERANAN LITERASI INFORMASI BENCANA TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA MASYARAKAT JAWA BARAT. In Gea. Jurnal Pendidikan Geografi (Vol. 16, Issue 2).
Hilmy, A. M. (2023). Komunikasi Kebencanaan: Peran dan Manfaat pada Mitigasi. COMMUNICATIONS, 5(1), 301–316. https://doi.org/Communications.5.1.2
K, F. A., & Uman, C. (2019). KOMUNIKASI BENCANA SEBAGAI SEBUAH SISTEM PENANGANAN BENCANA DI INDONESIA. Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(1), 25–37. https://doi.org/10.35760/mkm.2019.v3i1.1980
Kristiyanti, M. (2023). METODE PENELITIAN. CV Pustaka STIMAR AMNI Semarang.
Lestari, I. P., & Amelia, F. (2024). Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Penggunaan Gadget Terhadap Interaksi Sosial Pada Anak Usia Sekolah. Citra Delima Scientific Journal of Citra International Institute, 7(2), 148–155. https://doi.org/10.33862/citradelima
Prajarto, N. (2014). Bencana, Informasi dan Keterlibatan Media. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 1.
Pratiwi, A., Rosydawati, A., & Nisa, S. M. W. (2021). The Impact of Changing Season. Journal of Health Inovation and Community Service, 1–8.
Rudianto. (2015). Komunikasi dalam Penanggulangan Bencana. Jurnal Simbolika, 1, 51–61.
Simatupang, F. D. (2024). OPTIMALISASI RUANG TERBUKA BIRU DALAM MITIGASI BANJIR DI KABUPATEN DELI SERDANG PROVINSI SUMATERA UTARA.
Sudjatnika, T. (2017). NILAI-NILAI KARAKTER YANG MEMBANGUN PERADABAN MANUSIA. Jurnal Al-Tsaqafa, 14(1), 133–146.
Taufik, C. M., & Suhaeri. (2020b). URGENSI LITERASI DALAM SUASANA CHAOS. Jurnal Ensains, 3, 86–92. http://jurnal.universitaskebangsaan.ac.id/index.php/ensains
Tresnanti, D. T., Kurniadi, A., Puspito, D. A., Widodo, P., & Kusuma, K. (2024). Komunikasi Bencana Sebagai Sistem Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Akibat Perubahan Iklim di Jakarta. PENDIPA Journal of Science Education, 8(2), 155–163. https://doi.org/10.33369/pendipa.8.2.155-163
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2007, 1 (2017).
Widianto, E., Firdaus, F., Afifa, S. I., Nazilla, A., Dinda, E., Fitriani, N., & Nisak, H. A. (2021). Pelatihan Pra Bencana untuk Membentuk Desa Tanggap Bencana di Desa Sumberbrantas Jawa Timur. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 6(2), 528–535. https://doi.org/10.30653/002.202162.629






