PENINGKATAN LITERASI BANGSA BERBASIS KELEMBAGAAN MELALUI TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM)

Penulis

  • Yayan Nuryanto Universitas Padjadjaran
  • Encep Rustandi Universitas Kebangsaan Republik Indonesia
  • Satria Raditiyanto Universitas Kebangsaan Republik Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31848/jkri.v2i2.4088

Kata Kunci:

literasi masyarakat, pojok bacaan, kelembagaan, pemerintah, desa.

Abstrak

Abstrak: Artikel ini membahas bagaimana Pemerintahan Desa Bandasari berperan aktif dalam meningkatkan literasi masyarakat melalui penguatan kelembagaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan Pengembangan Pojok Bacaan yang tersebar di berbagai titik strategis desa pada taman bacaan Al-Bayum dan Perpustakaan Desa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengungkap strategi, kebijakan, serta dampak sosial dari praktik literasi berbasis kelembagaan desa. Hasil studi menunjukkan bahwa komitmen pemerintah desa dalam membentuk struktur kelembagaan TBM, alokasi dana desa, dan sinergi dengan mitra eksternal menjadi fondasi kuat dalam membangun budaya literasi masyarakat. Artikel ini merekomendasikan replikasi model berbasis pemerintahan desa sebagai strategi literasi nasional.

 

Kata Kunci: literasi masyarakat, pojok bacaan, kelembagaan, pemerintah, desa.

 

Referensi

Dispusipda Kabupaten Bandung. (2023). Laporan Kemitraan TBM dan Desa.

Fitria, W. (2019). Reading interest and reading comprehension: a correlation study. JURNAL EDUCATIVE: Journal of Educational Studies, 4(1).doi: http://dx.doi.org/10.30983/educative.v4i1.1333

Freire, P. (2005). Pendidikan sebagai Praktik Pembebasan. LP3ES.

Huettig, F. K. (2018). The culturally co-opted brain: how literacy affects the human mind.LANGUAGE,COGNITIONANDNEUROSCIENCE,33(3),275-277.doi:doi.org/10.1080/23273798.2018.1425803

Indonesia,P.N.(2007).Undang-undangnomor43tahun 2007tentang perpustakaan. Retrieved Januari 1, 2023, from JDIH Perpustakaan Nasional Republik Indonesia:https://jdih.perpusnas.go.id/file_peraturan/UU_No._43_Tahun_2007_tentang_Perpustakaan_.pdf

Jain,R.&.(2022).Analyzing and exploring the effectiveness of each elementof7Psofmarketingmix.IJARESM(International Journal of All Research Education & Scientific Methods), 10(1). Retrieved Januari 1, 2023, from http://www.ijaresm.com/uploaded_files/document_file/Ms._Riddhisha_Jain_5wtC.pd

Kementerian Desa PDTT. (2022). Panduan Literasi Desa Mandiri.

Lyon,G.R.(1998).Why reading is not anatural process.ASCD,55(6). Retrieved Januari1,2023,fromhttps://www.ascd.org/el/articles/why-reading-is-not-a-natural-process

Miller,J.&.(2016). World literacy: how countries rank and why it matters.

Miranda,N.(2021).The impact of illiteracy and the importance of early intervention. World Literacy Foundation. Retrieved Januari 1, 2023, fromhttps://world literacy foundation.org/early-intervention-reduces-illiteracy/#:~:text=Individuals%20with%20low%20levels%20of,and%20higher%20levels%20of%20crime

Pang,E.M.(2003).Teachingreading. SADAG.

Saputro, B. I. (2017). Penerapan Sistem Klasifikasi Perpustakaan Arkeologi di Perpustakaan Balai Arkeologi Daerah IstimewaYogyakarta. Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi,13(2), 107-116. doi.org/10.22146/bip.23453

Sari, M.P. (2020). Studi deskriptif minat membaca anak usia dini kelompok b di Taman Kanak-kanak“X”.SADAG.RetrievedJanuari1,2023,fromhttp://eprints.umg.ac.id/3544/

Siregar, Y. (2021). “Literasi sebagai Gerakan Sosial Desa.” Jurnal Literasi Pemberdayaan, 6(1), 25–38.

Wahyuni, S. (2020). “Transformasi Literasi Berbasis Komunitas di Pedesaan.” Jurnal Komunikasi dan Masyarakat, 4(2), 89–104.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-05-22

Cara Mengutip

Nuryanto, Y., Rustandi, E., & Raditiyanto, S. (2025). PENINGKATAN LITERASI BANGSA BERBASIS KELEMBAGAAN MELALUI TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM) . JURNAL KEBANGSAAN RI, 2(2), 25–32. https://doi.org/10.31848/jkri.v2i2.4088

Terbitan

Bagian

Articles