MITOLOGI PERILAKU SELF-HARM DALAM NASKAH TEATER HANUM “LUKA ADALAH REDA”

Authors

  • Fajar Surya Gumilang Universitas Kebangsaan Republik Indonesia
  • Erna Suminar Universitas Kebangsaan Republik Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31848/jkri.v2i1.3421

Keywords:

Naskah Teater, Self harm, Semiotika Roland Barthes

Abstract

Perilaku self harm merupakan perilaku yang banyak dilakukan oleh masyarakat di Indonesia atau bahkan di dunia, hal tersebut mengundang stigma negatif dari masyarakat kepada semua orang yang melakukan perilaku self harm. Dalam naskah teater Hanum “Luka adalah Reda” karya Dado Tisna menggambarkan sudut pandang yang berbeda yang menjelaskan kenapa self harm dilakukan dan apa yang menyebabkan individu melakukan perilaku self harm. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku self harm dalam naskah Hanum “Luka adalah Reda”. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode semiotika Roland Barthes yang meliputi makna denotasi, konotasi dan mitos untuk melihat tanda perilaku tokoh melakukan self harm. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perilaku self harm yang dilakukan tokoh yaitu memukul-mukul kepalanya dengan tangannya, menggigit lengannya dan menyayat kulit lengannya dengan benda tajam. Perilaku self harm yang dilakukan oleh tokoh Hanum merupakan bentuk pelampiasan dari semua emosi negatif yang terdapat dalam dirinya. Perilaku self harm tokoh Hanum menggambarkan realitas kehidupan nyata, bahwa banyak individu yang memilih melakukan perilaku self harm sebagai pelarian untuk meredakan semua emosi yang terdapat didalam dirinya.

References

Asyafina, N., & Salam, N. E. (2022). Fenomena Mahasiswa Pelaku Self Harm di Kota Pekanbaru. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(3), 13930–13936.https://doi.org/10.31004/jptam.v6i3.4820.

Dwi, R., Endang, W., & Encil, P. (2022). Menulis Kreatif Naskah Drama Penulis. Kediri: Penerbit Universitas Nusantara PGRI.

Faradiba, A. T., & Abidin, Z. (2022). Pengalaman Remaja Perempuan Melakukan Deliberate Self-Harm: Sebuah Kajian Fenomenologis. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 4(2), 342–348. https://doi.org/10.51214/bocp.v4i2.280.

Misnawati, Stefani, R. L., Nirena, A. C., Syarah, V., Anwarsani, & Robertus, H. P. (2022). Pertunjukan “Bah” Oleh Teater Tunas PBSI Universitas Palangka Raya Sebagai Salah Satu Industri Kreatif Kampus. Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 1(3),137–148. https://doi.org/10.55606/jpbb.v1i3.1022, 138.

Murdiyanto, E. (2020). Metode Penelitian Kualitatif (Sistematika Penelitian Kualitatif). In Yogyakarta Press. Http://Www.Academia.Edu/Download/35360663/Metode_Penelitian_Kualitaif.Docx.

Rakhmat, J. (2018). Psikologi Komunikasi Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Rohmah, I. M., & Yuliasari, H. (2023). Post traumatic growth pada korban broken home ( Post traumatic growth in broken home victims ). Jurnal Ilmiah Psikologi Mind Set, 14(1), 32–42.

Downloads

Published

2024-11-18

How to Cite

Gumilang, F. S., & Suminar, E. (2024). MITOLOGI PERILAKU SELF-HARM DALAM NASKAH TEATER HANUM “LUKA ADALAH REDA” . JURNAL KEBANGSAAN RI, 2(1), 73–79. https://doi.org/10.31848/jkri.v2i1.3421

Issue

Section

Articles