MENGEMBALIKAN CITRA SEBAGAI BANGSA BESAR MELALUI PENGUATAN KARAKTER KEBANGSAAN

Authors

  • Cevi M Taufik Universitas Kebangsaan Republik Indonesia
  • Dudi Suparyogi Universitas Kebangsaan Republik Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31848/jkri.v1i2.3407

Keywords:

Karakter, nilai, bangsa, percaya diri, kebangsaan

Abstract

Jiwa keindonesiaan yang kuat tidak akan menggoyahkan jati diri sebagai sebuah bangsa. Betapapun suasananya, walau di tengah derasnya terpaan anasir-anasir asing, namun tetap kokoh berdiri tanpa tergoda untuk mengubah karakter dengan menjadi subdomain dari bangsa asing atau setidaknya menempatkannya sebagai prioritas utama dalam berperilaku. Basis nilai dan tradisi luhur bangsa ini dapat dijadikan sebagai acuan yang menjadi penopang untuk mewujudkan karakter yang menjadi ciri hakiki. Begitpun fundamental bangsa harus digerakan untuk memenuhi berbagai aspek pemenuhan kebanggaan dengan salah satunya mengungkap keunggulan yang diraih berbagai elemen bangsa dengan menghidupkan nilai-nilai kebangsaan. Berdasarkan kondisi tersebut penelitian ini ditujukan untuk mengungkap berbagai segi yang dapat membangun kesadaran kebangsaan agar menjadi sebuah keunggulan kompetitif dan memberikan kebanggaan kepada seluruh warga bangsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan analisis kepustakaan berdasarkan pada dokumen-dokumen yang tersebar secara luas terutama yang beredar di jaringan online.  Hasilnya menunjukkan, nilai-nilai kebangsaan harus menjadi prioritas dan menjadi landasan filosofis hidup yang mendasari kiprah keseharian warga bangsa.

References

Agustiati. (2014). Sistem Ekonomi Kapitalisme. Academica, Jurnal Untad, 152–166.

Anggraeini, P. D., Susanto, H., & Pratama, R. A. (2022). Revolusi Indonesia dalam Perspektif Pro dan Kontra Pers Nasional Periode Pasca Proklamasi hingga Tercapainya Pengakuan Kedaulatan. Jurnal PENDIDIKAN SEJARAH, 35(1). https://doi.org/10.21009/JPS.111.03

Anisa, S., Ilyas, M., & Ishak, N. (2022). ANALISIS NORMATIF TERHADAP PERCERAIAN KARENA PENGUNAAN MEDIA SOSIAL. Qadauna, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam, 4(1), 307–320.

Aqiila, J., Viona, F., Sinta, A., & Budiyanti. (2022). ANALISIS STEREOTIP ORANG JEPANG TERHADAP INDONESIA YANG TERDAPAT PADA KANAL YOUTUBE “NIHONGO MANTAPPU.” Prosiding Konferensi Ilmiah Pendidikan, 3, 2963–3222.

Basuni, B. (2021). PENGKONDISIAN NILAI KARAKTER NASIONALISME DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR. Jurnal Kajian Pembelajaran Dan Keilmuan, 5(1), 71–77.

Cika, P., Sukma, M., & Dhea Ananda, W. (2021). HAK UNTUK BEBAS DARI STIGMATISASI DAN DISKRIMINASI TERHADAP PARA PASIEN, PDP,ODP DAN TENAGA KESEHATAN DI MASA PANDEMI COVID-19 DALAM PERSPEKTIF HUKUM DAN HAM. JURNAL MEDIA KOMUNIKASI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN, 3(1). https://ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/JMPPPKn/index

Delpa. (2023). POLEMIK PEMBIAYAAN ACARA BATAGAK GALA DI KANAGARIAN KAMBANG BARAT, PESISIR SELATAN ENDOGAMI. Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 7(1).

Dinata, C. (2014). KONSTRUKSI SOSIAL DALAM GLOBALISASI; Independensi Kebijakan Pemerintah Diantara Korporasi dan Civil Society. Publisia, Jurnal Administrasi Publik, 18(1), 59–71. https://www.researchgate.net/publication/303839352

Habibi, I. (2019). PENANAMAN NILAI-NILAI KEBANGSAAN DAN BAHASA ARAB DI PONDOK PESANTREN MBS AL AMIN BOJONEGORO. Arabia, Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 9(2), 129–144.

Hendrastomo, G. (2007). Nasionalisme vs Globalisasi “Hilangnya” Semangat Kebangsaan dalam Peradaban Modern. In Hilangnya’ Semangat Kebangsaan DIMENSIA: Vol. I (Issue 1).

Kusumawardani, A., & Faturochman. (20024). Nasionalisme. 61–72.

Lestari, Y. S. (2018). Politik Identitas Di Indonesia: Antara Nasionalisme Dan Agama. Journal of Politics and Policy, 1(1), 19–29.

Murdianto, O. : (2018). Stereotipe, Prasangka dan Resistensinya (Studi Kasus pada Etnis Madura dan Tionghoa di Indonesia). Qalamuna, 10(2), 137–160.

Permana, M. H. (2021). Pengaruh Etnosentrisme terhadap Persatuan di Indonesia. De Cive, Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 1(5). https://journal.actual-insight.com/index.php/decive

Qalyubi, I. (2016). MEMBACA TEKS PERADABAN BESAR BANGSA NUSANTARA: PERSPEKTIF SEJARAH DAN LINGUISTIK. https://www.researchgate.net/publication/311545199

Ro’fah, Roosmawati, D. N., PPRBM Solo, & Penerbit Samudra Biru. (2014). Meretas Belenggu Kekerasan : Pemetaan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Difabel di Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Wonogiri (Vol. 1).

Saeful Bahri, H., & Halimi, M. (2018). Penguatan wawasan kebangsaan generasi muda melalui kegiatan tadarus buku. In Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan (Vol. 15, Issue 2). https://journal.uny.ac.id/index.php/civics/index

Suwartini, S. (2017). PENDIDIKAN KARAKTER DAN PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA KEBERLANJUTAN. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 4(1), 220–234.

Wandansari. (n.d.). Aktualisasi Nilai-Nilai Tradisi Budaya Daerah Sebagai Kearifan Lokal Untuk Memantapkan Jatidiri Bangsa.

Wardati, E., & Diterbitkan, M. (2019). BUKU AJAR PSIKOLOGI SOSIAL Penerapan Dalam Permasalahan Sosial (UMSIDA PRESS, Vol. 1).

Zulkifli, & Azhari. (2018). Perlindungan Objek Pemajuan Kebudayaan menurut Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017. Doktrina: Journal of Law, 1(1). http://ojs.uma.ac.id/index.php/doktrina

Downloads

Published

2024-05-09

How to Cite

Taufik, C. M., & Suparyogi, D. (2024). MENGEMBALIKAN CITRA SEBAGAI BANGSA BESAR MELALUI PENGUATAN KARAKTER KEBANGSAAN. JURNAL KEBANGSAAN RI, 1(2), 1–10. https://doi.org/10.31848/jkri.v1i2.3407