ANALISIS JEJAK KARBON SEKTOR ENERGI DARI AKTIVITAS KAMPUS DI UNIVERSITAS KEBANGSAAN REPUBLIK INDONESIA, BANDUNG, JAWA BARAT
Abstract
Kegiatan akademik dan non-akademik yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen dan staff di suatu universitas menggunakan listrik dan bahan bakar untuk kegiatan transportasi yang berpotensi ikut menyumbang GRK ke atmosfer. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung perkiraan emisi GRK yang dihasilkan dari pemakaian listrik, bahan bakar LPG dan transportasi dari kegiatan di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKR), Bandung. Metode perhitungan emisi GRK pada penelitian ini mengacu pada standar yang ditetapkan oleh IPCC dengan angka faktor emisi menyesuaikan dengan ketersediaan pada skala regional, nasional atau default dari IPCC. Tahun inventarisasi pada studi ini adalah tahun 2023. Hasil inventarisasi menunjukkan Total emisi gas rumah kaca yang dihasilkan Universitas Kebangsaan Republik Indonesia pada sektor energi di tahun 2023 yaitu 165,54 tonCO2eq/tahun. Persentase sebesar 70,43% merupakan emisi dari penggunaan listrik dan sebesar 25,25% merupakan emisi dari transportasi. Jumlah emisi yang diserap RTH adalah sebanyak 70,26 TonCO2eq sehingga sisa emisi sebesar 113,26 TonCO2eq/tahun. Upaya yang dilakukan untuk mitigasi gas rumah kaca dengan upaya satu hari tanpa kendaraan bermotor dapat mereduksi gas rumah kaca yang dihasilkan sebesar 23,01%.  Upaya mematikan AC selama satu jam mereduksi 7,86% gas rumah kaca yang dihasilkan. Sisa emisi GRK sektor  energi dapat diserap dengan skenario penambahan vegetasi pohon Samanea saman sebanyak 4 pohon.




