Evaluasi Efisiensi Pengangkutan Sampah Serta Implikasinya terhadap Warga Sekelimus Barat
Abstract
ABSTRAK
Pengelolaan sampah merupakan tantangan signifikan dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan permukiman padat. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi sistem pengangkutan sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) serta dampak penempatan TPS di permukiman warga, dengan studi kasus di TPS Sekelimus Barat, Bandung. Data dikumpulkan melalui survei lapangan, wawancara warga, dan analisis data primer serta sekunder. Sistem pengangkutan yang diterapkan menggunakan pola Hauled Container System (HCS), yang fleksibel dan efisien dalam menangani berbagai jenis sampah. Sejumlah kendala, seperti waktu pengangkutan yang tidak efisien akibat metode manual dalam pemindahan sampah serta dampak lingkungan berupa pencemaran dan risiko kesehatan akibat sampah yang tercecer. Hasil analisis menunjukkan waktu pengangkutan dari TPS ke TPA rata-rata memakan waktu 3 jam per ritase, dengan total pengangkutan harian mencapai 849,48 m³.
Kata Kunci : Sekelimus Barat, efisien, ritasi
ABSTRACT
Waste management is a significant challenge in maintaining environmental cleanliness, especially in dense residential areas. The research aims to identify the waste transportation system from Temporary Storage Places (TPS) to Final Processing Places (TPA) as well as the impact of placing TPS in residential areas, with a case study at West Sekelimus TPS, Bandung. Data was collected through field surveys, resident interviews, and primary and secondary data analysis. The transportation system implemented uses the Hauled Container System (HCS) pattern, which is flexible and efficient in handling various types of waste. There are a number of obstacles, such as inefficient transportation times due to manual methods in moving waste as well as environmental impacts in the form of pollution and health risks due to scattered waste. The analysis results show that the transportation time from TPS to TPA takes an average of 3 hours per route, with total daily transportation reaching 849.48 m³
Key words : Sekelimus Barat, efisien, ritase




