PENGARUH VARIASI LAMA WAKTU AERASI TERHADAP PENURUNAN KADAR BESI (Fe) DENGAN METODE BUBBLE AERATOR PADA AIR BERSIH DI PT. X
Abstract
Pengolahan air bersih di PT. X untuk bagian produksi sudah dijalankan secara maksimal akan tetapi di Masjid Baiturahman belum adanya teknologi yang dapat digunakan untuk menurunkan cemaran parameter kimia besi (Fe) pada air bersih di PT. X. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas bubble aerator dalam menurunkan kadar besi (Fe) pada air bersih di PT. X dengan menggunakan variasi waktu kontak bubble aerator, yaitu 40 menit, 50 menit, 65 menit. Jenis penelitian ini adalah pretest – posttest witout control dengan menggunakan variasi waktu kontak yaitu 40 menit, 50 menit, 65 menit., sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 36 sampel. Analisa penurunan kadar besi (Fe) dilakukan menggunakan uji univariat dan uji bivariat. Hasil penurunan kadar besi (Fe) pada air bersih dengan variasi waktu kontak 40 menit dapat menurunkan rata – rata 0,29 mg/L dengan persentase penurunan 26%, variasi waktu kontak 50 menit dapat menurunkan rata – rata 0,36 mg/L dengan persentase penurunan 33%, variasi waktu kontak 65 menit dapat menurunkan rata – rata 0,47 mg/L dengan persentase 43%. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat perbedaan antara variasi waktu kontak bubble aerator 40 menit,50 menit, 65 menit terhadap penurunan kadar besi (Fe) pada air bersih di PT. X, dan waktu yang paling efektif untuk menurunkan kadar besi (Fe) ada pada variasi waktu kontak bubble aerator 65 menit.




