EFEKTIFITAS KOMBINASI LIMBAH SAYUR DAN KOTORAN SAPI SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN BIOGAS DALAM DIGESTER ANAEROB

Authors

  • Yudha Heldy Cahyono Universitas Pembangunan Nasionan Veteran Jawa Timur

Abstract

Kotoran ternak yang setiap hari dihasilkan dapat menjadi masalah bagi lingkungan apabila tidak ditangani dengan benar. Limbah sayur pada umumnya hanya dibiarkan menumpuk di pasar dan langsung dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tanpa ada pengolahan lebih lanjut, hal itu dapat mencemari lingkungan dan mengganggu estetika lingkungan. Pemanfaatan limbah organik menjadi bahan baku energi terbarukan dapat menjadi solusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio C/N, produksi gas metana dan nyala api yang dihasilkan dari produksi biogas. Penelitian ini mengkombinasikan Limbah Sayur (LS) dan Kotoran Sapi (KS) dengan rasio 90:10, 70:30, 50:50, 30:70, 10:90. Variasi waktu fermentasi dilakukan selama 5 hari, 10 hari, 15 hari, 20 hari dan 25 hari dengan menggunakan reaktor volume 19 liter. Hasil menunjukkan rasio komposisi substrat dalam produksi biogas terbaik adalah LS:KS 70:30 dengan rasio C/N 21,39% dan menghasilkan gas metana sebesar 93,78% serta menghasilkan nyala api berwarna biru selama 102,35 detik.

Author Biography

Yudha Heldy Cahyono, Universitas Pembangunan Nasionan Veteran Jawa Timur

Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknk

Downloads

Published

2023-12-31

How to Cite

Cahyono, Y. H. (2023). EFEKTIFITAS KOMBINASI LIMBAH SAYUR DAN KOTORAN SAPI SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN BIOGAS DALAM DIGESTER ANAEROB. ENVIROSAN : Jurnal Teknik Lingkungan, 6(2), 11–17. Retrieved from https://journal.angga.us/index.php/envirosan/article/view/3770