Pemanfaatan limbah Tahu (Whey) dan Onggok Singkong Sebagai Plastik Biodegradable
DOI:
https://doi.org/10.31848/ejtl.v6i1.1373Abstract
Plastik merupakan bahan atau salah satu polimer sintetis berbahan baku minyak bumi yang sering digunakan masyarakat s dalam kehidupan sehari hari. Salah satu upaya penanggulangan sampah plastik adalah dengan mengelola sumber daya alam yang sudah dimanfaatkan lagi serta dikembangkan menjadi bahan dasar produksi bioplastik/plastik biodegradable sedemikian rupa, yang selanjutnya dapat menjadi plastik yang ramah terhadap lingkungan.Dalam pennelitian ini akan digunakan limbah sisa produksi tahu, karena dapat dimanfaatkamen menjadi bioplastik karena didalamnya mengandung selulosa murni yang didapatkan dari soya. Variabel yang digunakan adalah variabel terikat dan vairiabel bebas, dimana variabel bebas yang ditentukan adalah konsentrasi gliserol (1,5, 2,3 ml) dan kitosan (2,3 ; 3 ; 4 gr) serta variabel terikat yaitu limbah cair tahu (whey) dan starter acetobacter xylinium Setelah diuji hasil plastik biodegredable dengan limbah tahu (whey) dapat diketahui bahwa limbah tahu berpotensi digunakan sebagai bahan dalam membuat plastik biodegradable yang kemudian ditambahkan kitosan dan pemlastis gliserol. Dari hasil penelitian dapat diketahuio bahwa biodegradasi plastik biodegradable limbah cair tahu dapat terdegradas secarai sempurna dalam kurun waktu 7 - 14 hari, adapun variasi yang memiliki waktu degradasi terbaik didapatkan dari variasi konsentrasi gliserol 1,5 mL dan kitosan 2,3 g dengan %degradasi pad hari ke-7 sebesar 81,8%.
Kata Kunci: Limbah Tahu, ,Plastik Biodegradable, Kitosan, GliserolÂ




