ANALISIS FAKTOR PENYEBAB LANGSUNG POTENSI KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE ECFA DAN FTA DI CHEMICAL LABORATORY DAN MICROBIOLOGY LABORATORY QUALITY ASSURANCE PT PAPANDAYAN COCOA INDUSTRIES
DOI:
https://doi.org/10.31848/ejtl.v5i2.1281Abstract
Salah satu area kerja yang memiliki potensi bahaya tinggi dan menyebabkan kecelakaan kerja di perindustrian adalah laboratorium. Salah satu industri yang memiliki laboratorium adalah PT Papandayan Cocoa Industries yang bergerak di bidang produksi cocoa. Laboratorium PT Papandayan Cocoa Industries berada di bagian Quality Assurance (QA) yang terdiri dari Chemical dan Microbiology Laboratory. Untuk menganalisis dan menguraikan kronologi kejadian potensi kecelakaan kerja dilakukan menggunakan metode Events and Causal Factor Analysis (ECFA). Metode tersebut efektif apabila diterapkan bersama metode pendukung seperti metode Fault Tree Analysis (FTA) yang menguraikan faktor penyebab langsung potensi kecelakaan kerja yaitu unsafe action dan unsafe condition. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kejadian potensi kecelakaan kerja dengan metode ECFA, menganalisis hasil metode ECFA dengan metode FTA untuk menentukan unsafe action dan unsafe condition sebagai faktor potensi kecelakaan kerja, selain itu verivikasi unsafe action dan unsafe conditionterhadap potensi kecelakaan kerja di Chemical dan Microbiology Laboratory QA PT Papandayan Cocoa Industries dengan menggunakan uji statistik. Hasil penelitian diperoleh 10 potensi kecelakaan kerja dengan total 17 unsafe action dan 13 unsafe condition, serta tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara unsafe action dan unsafe condition terhadap keseluruhan temuan potensi kecelakaan kerja di Chemical Laboratory dan Microbiology Laboratory QA PT Papandayan Cocoa Industries.
Kata Kunci:
Events and Causal Factor Analysis, Fault Tree Analysis, Kecelakaan Kerja
Â
References
Amalia, R. (2012). Analisis Penyebab Keterlambatan Proyek Pembangunan Sidoarjo Town Square Menggunakan Metode Fault Tree Analysis (FTA). Jurnal Teknik ITS Vol. 1, No.1, ISSN: 2301-9271.Bird, F. J. (1990). Practical Loss Control Leadership . USA: Institute Publishing.
Buys, J. (1995). Events and Causal Factor Analysis. Idaho: Techincal Research and Analysis Center.
Depdiknas. (2002). Pedoman Pendayagunaan Peralatan Laboratorium. Jakarta: BSNP.
Ghozali, I. (2012). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Yogyakarta: Universitas Diponegoro.
Handoko, M. F. (2018). Analisis Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Menggunakan Metode HIRARC (Hazard Identification Risk Assesment and Risk Control) di PT Papandayan Cocoa Industries. Bandung.
Kusumarini, D. A. (2017). Perbedaan Unsafe Action dan Unsafe Condition Antara Sebelum dan Sesudah Safety Patrol. Semarang.
OHSAS 18001:2007. (2007). Occupational Health and Safety Assessment Series. International Organization for Standardization.
PP No. 50 Tahun 2012. (2012). Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Putri, A. (2018). Manajemen Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja dengan Metode Events and Causal Factor Analysis (ECFA) dan Fault Tree Analysis (FTA) (Studi Kasus: Niki sae Group). Pekanbaru.
Suma'mur. (2009). Higiene Perusahaan Dan Kesehatan Kerja (Hiperkes). Jakarta: Sagung Seto.




