PENGOLAHAN PUPUK CAIR ORGANIK KOMBINASI LIMBAH PERTANIAN DAN KOTORAN SAPI
DOI:
https://doi.org/10.31848/ejtl.v5i2.1188Abstract
Limbah pertanian dan kotoran sapi berdampak pada kebersihan lingkungan, sumber penyakit sehingga perlu adanya pengolahan menjadi produk yang lebih bermanfaat seperti pupuk organik cair. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan parameter fisika selama proses pembuatan pupuk organik cair, untuk mengetahui pengaruh kombinasi bahan baku (kotoran sapi) terhadap parameter kimia pupuk organik cair matang dan perbandingan dengan standar kualitas peraturan Menteri Pertanian no. 261 tahun 2019. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan 2 perlakuan A (kotoran sapi 1kg sekam padi dan daun kering 0,50kg) dan B (kotoran sapi 1,5kg, sekam padi dan daun kering 0,5kg) selanjutnya pengujian data menggunakan uji regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian pengolahan pupuk cair organik kombinasi limbah pertanian dan kotoran sapi maka dapat kesimpulan sebagai berikut. Proses pengomposan berjalan dengan baik ditunjukan dengan perubahan parameter fisika yang berjalan normal yaitu pH pada rentang 5-7. Kombinasi bahan baku (kotoran sapi) berpengaruh secara signifikan (α < 0,05) terhadap peningkatan nilai parameter C-organik, N total, Fosfor dan Kalium. Semakin besar penambahan kotoran sapi maka semakin besar nilai C-organik, N total, Fosfor dan Kaliumnya. Nilai parameter kimia terbaik yang memenuhi standar kualitas Peraturan Menteri Pertanian No. 261 Tahun 2019 adalah C-organik 12,95%, N total 3,27%, Fosfor 3,57%, dan Kalium 3,02% yang berasal dari Pupuk Organik Cair B.
References
Anwar, K., Kifli, H., Ridha, I. M., Lestari, P. P., & Wulandari, H. (2008). Kombinasi limbah pertanian dan peternakan sebagai alternatif pembuatan pupuk organik cair melalui proses fermentasi anaerob. In Prosiding Seminar Nasional Teknoin.
Ramadhani, E. (2020). Aplikasi Pupuk Organik Cair dari Limbah Pertanian dan Perumahan terhadap Produktivitas Kedelai. Jurnal Triton, 11(1), 58-64.
Wijayanti, L. P., & Asngad, A. (2020). Kandungan Nitrogen Dan Fosfor Serta Uji Sensoris Pada Pupuk Organik Cair Serasah Daun Ketapang Dan Kulit Semangka Dengan Penambahan Akar Bambu (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Yulianto, A., Zaman, B., & Purwono, P. (2017). Pengaruh Penambahan Pupuk Organik Kotoran Sapi terhadap Kualitas Kompos dari Sampah Daun Kering di Tpst Undip (Doctoral dissertation, Diponegoro University).
Suryono, S., Dewi, W. S., & Sumarno, S. (2014). Pemanfaatan Limbah Peternakan Dalam Konsep Pertanian Terpadu Guna Mewujudkan Pertanian Yang Berkelanjutan. Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture, 29(2), 96-100.




