KOMUNIKASI DAN IDENTITAS KULTURAL REMAJA SUKU DAWAN DI KOTA KUPANG, TIMOR BARAT, NUSA TENGGARA TIMUR

Authors

  • Erna Suminar Universitas Kebangsaan

DOI:

https://doi.org/10.31848/ensains.v2i1.176

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to identify and descripting Dawan ethnic group teenager from the rural area of South Timor Tengah regency to communicate as the part of identity conservation and development when enrolling high school or working in Kupang City. Identification and description include how they’re communicating and using traditional words, daily habits, and using social media as communication forum with the fellow Dawan ethnic group. This research method is using qualitative approach with case study. Selected observation technique, unstructured interview is utilized for data collecting. Post-teenager ethnical background interacting with the different ethnical group could shift and change their original ethnical identity.

Keywords: cultural identity, dawan ethnic group, teenager, communication

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasikan dan mendeskripsikan  remaja Suku Dawan yang berasal dari  pedalaman Kabupaten Timor Tengah Selatan dalam berkomunikasi sebagai upaya melestarikan dan mengembangkan identitas kulturalnya saat mereka menempuh sekolah lanjutan maupun bekerja di Kota Kupang. Identifikasi dan deskripsi meliputi bagaimana mereka : berbahasa dan menggunakan kata-kata, beradat kebiasaan sehari-hari dan  menggunakan media sosial sebagai forum komunikasi dengan sesama dari suku  dan daerah yang sama. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi terseleksi, wawancara tak terstruktur. Latar budaya etnik setelah remaja tersebut bersentuhan dengan etnik yang berbeda dan membawa pergeseran dalam identitas budaya.

Keywords : identitas kultural, Suku Dawan, remaja, komunikasi.

References

Altugan, Arzu Sosyal (2015). The Relationship between Cultural Identity and Learning. Procedia – Social and Behavioral Sciences, 186, 1159 – 1162. doi .org/10.1016/j.sbspro 2015.04.161

Klyukanov, I. E., 2005. Principles of Intercultural Communication. Boston: Pearson Education.

Littlejohn, Stephen W., Foss. A Karen,. 2010. Theories of Human Communication. Illinois. Claveland.

Moleong, Lexy J., 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung : PT Remaja Rosdakarya

Samovar, Larry A., Richard E. Porter, Edwin R. Mc Daniel. 2010. Komunikasi Lintas Budaya. Edisi 7. Jakarta : Salemba Humanika

Schild, Johannes Christopher,. Wrede, Matthias. Cultural Identity, Mobility, and Decentralization. 2015. Journal of Comparative Economics, Vol. 43, issue 2, pp 323 – 333.doi.org/10.1016/j.jce.2014.05.002

Smaldino, Paul E. 2017. Social Identity and Cooperation in Cultural Evolution. Behavioural Processes. doi. org/10.1016/j.beproc 2017.11. 015

Sugiyono, 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif, dan R & D, Cet. 8. Bandung : Alfabeta

Ziae, Maryam (2018). Assesment of Urban Identity Through a Matrix of Cultural Landscapes. Cities, Volume 74, pp 21-31.doi .org/10.1016/j.cities.2017.10.021

Yin, Robert K. 2008. Studi Kasus Desain dan Metode (terj.). Jakarta. PT Raja Grafindo Perkasa

Downloads

Published

2019-01-29