HUBUNGAN PERILAKU PENGGUNA DENGAN DESAIN SUASANA RUANG UTAMA DI FOLKAFE SEMARANG
DOI:
https://doi.org/10.31848/arcade.v6i2.887Keywords:
desain suasana ruang utama, perilaku pengguna, kafeAbstract
Abstract: The emergence of cafes in crowded areas, one of which is that universities are one reason for users (students) to make cafes a place to study. The phenomenon of behavior is the behavior of cafe users towards the design of the atmosphere of the space created based on a specific purpose. It can be interpreted that users who feel like or are suitable for the design of the cafe room atmosphere will carry out the purpose of designing the cafe room atmosphere design.The aim of this research is to explain that the design of the main room atmosphere in Folkafe affects the behavior of users in doing tasks. The research method used is a quantitative method with descriptive statistical analysis, namely a research method that seeks to describe a symptom, event, event to get the most results of the questionnaire.
The results of this study are the design of the main room atmosphere of the Folkafe affects the behavior of its users and provides comfort from various aspects, namely the comfort of the senses of the eyes, ears, skin sensory comfort, privacy, convenience and comfort.
Abstrak: Munculnya kafe di daerah keramaian, salah satunya adalah perguruan tinggi menjadi satu alasan pengguna (mahasiswa) untuk menjadikan kafe sebagai tempat belajar. Fenomena perilaku tersebut adalah perilaku pengguna kafe terhadap desain suasana ruang yang diciptakan berdasarkan dengan tujuan tertentu. Bisa diartikan bahwa pengguna yang merasa menyukai atau cocok terhadap desain suasana ruang kafe akan melakukan tujuan dari dirancangnya desain suasana ruang kafe.Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah ingin menjelaskan bahwa desain suasana ruang utama di Folkafe mempengaruhi perilaku pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisa statistik deskriptif, yaitu metode penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa, kejadian untuk mendapatkan hasil angket yang terbanyak.
Hasil dari penelitian ini adalah desain suasana ruang utama Folkafe mempengaruhi perilaku penggunanya dan memberikan kenyamanan dari berbagai aspek yaitu kenyamanan indera mata, telinga, kenyamanan sensori kulit, privasi, kemudahan dan kenyamanan.
Â
Informasi Naskah:
Diterima:
 3 April 2022
Direvisi:
17 April 2022
Disetujui terbit:
15 Mei 2022
Diterbitkan:
  Cetak:
29 Juni 2022
Â
Online
15 Juni 2022
Â
Â
Â
Abstract: The emergence of cafes in crowded areas, one of which is that universities are one reason for users (students) to make cafes a place to study. The phenomenon of behavior is the behavior of cafe users towards the design of the atmosphere of the space created based on a specific purpose. It can be interpreted that users who feel like or are suitable for the design of the cafe room atmosphere will carry out the purpose of designing the cafe room atmosphere design.The aim of this research is to explain that the design of the main room atmosphere in Folkafe affects the behavior of users in doing tasks. The research method used is a quantitative method with descriptive statistical analysis, namely a research method that seeks to describe a symptom, event, event to get the most results of the questionnaire.
The results of this study are the design of the main room atmosphere of the Folkafe affects the behavior of its users and provides comfort from various aspects, namely the comfort of the senses of the eyes, ears, skin sensory comfort, privacy, convenience and comfort.
Keyword: main room atmosphere design, user behavior, cafe
Â
Abstrak: Munculnya kafe di daerah keramaian, salah satunya adalah perguruan tinggi menjadi satu alasan pengguna (mahasiswa) untuk menjadikan kafe sebagai tempat belajar. Fenomena perilaku tersebut adalah perilaku pengguna kafe terhadap desain suasana ruang yang diciptakan berdasarkan dengan tujuan tertentu. Bisa diartikan bahwa pengguna yang merasa menyukai atau cocok terhadap desain suasana ruang kafe akan melakukan tujuan dari dirancangnya desain suasana ruang kafe.
Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah ingin menjelaskan bahwa desain suasana ruang utama di Folkafe mempengaruhi perilaku pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisa statistik deskriptif, yaitu metode penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa, kejadian untuk mendapatkan hasil angket yang terbanyak.
Hasil dari penelitian ini adalah desain suasana ruang utama Folkafe mempengaruhi perilaku penggunanya dan memberikan kenyamanan dari berbagai aspek yaitu kenyamanan indera mata, telinga, kenyamanan sensori kulit, privasi, kemudahan dan kenyamanan.
Kata kunci : desain suasana ruang utama, perilaku pengguna, kafe
References
Lauren, Joyce Marcella. 2004. Arsitektur dan Perilaku Manusia. Jakarta : PT. Grasindo
Handiani, Adani Fildzah dkk. 2019. How Student Cafes in Tembalang Build Their Atmospheres. Semarang : Universitas Diponegoro Achitecture Departement
Hidjaz, Taufan. 2014. Interaksi Perilaku dalan Suasana Ruang Terbatas Studi Kasus Hotel Kapsul The Pod Singapura. Bandung : Institut Teknologi Nasional Desain Interior
Lang, Jon. 1987. Creating Architectural Theory. New York : Van Nostrand Reinhold Inc
Sangaji, Etta Mamang. 2013. Perilaku Konsumen-Pendekatan Praktis Disertasi Himpunan Jurnal Penelitian. Yogyakarta : Andi
Kotler, dan Keller. 2009. Manajemen pemasaran. Edisi 13. Jilid 1. Jakarta : Erlangga
Kotler, Philip dan Gary Armstrong. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran. Edisi 12. Jilid 2. Jakarta : Erlangga
Creswell, John. 2016. Research Design Pendekatan Metode, Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Diterjemahkan oleh Fawaid dan Pancasari. Yogjakarta: Pustaka Pelajar.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Nurhayati. 2004. Penataan Tanaman di Rumah Tinggal. Jakarta :Gramedia.
Helsa, Mayasari. 2017. Pengaruh Desain Interior terhadap tingkat Kenyamanan Pemustaka (Skripsi). Palembang : Fakultas Adab dan Humaniora
Chun, R. dan Davies, G. 2001. E-reputation: The Role of Mission and Vision Statements in Positioning Strategy. Brand Management.
Ekomadyo, A.S, dkk. 2018. Habitat fot Inovative Milieu : A Place Making Study of University and Start-up Enterprises Relationship. IOP Conference Series : Earth and Environmental Science.
Firmansyah, Egi dkk. 2019. What Matters in Selecting a Café? A Case of Millenials. Jurnal Manajemen dan Pemasaran Jasa, No.12. vol 1.
Ordun, G. 2015. Millenial (Gen Y) Consumer Behavior Their Shopping Preference and Perceptual maps Associated with Brand Loyalty. Canadian Social Science.
Parment, A. 2013. Generation Y VS Baby Boomers : shopping behavior Buyer Involvement and Implication for retailing. Jurnal of Retailing and Consumer Service. No.20. Vol 2.
Puspoyo, A, dkk. 2015. Perancangan Interior Kafe dan Resto The Hostoric of Blitar. Jurnal Intra. No.3. Vol.2.
Salendra. 2014. Coffe shop as A Media for Self Actualization Today’s Youth. Jurnal Messenger. No.6. Vol. 2.
Dharmawan, Vippy, dkk. 2018. Kajian Perilaku dan Interior Restoran Cepat saji di Pusat Perbelanjaan. Jurnal Desain Interior. No.2. Vol. 6.
Kugler, Cecilia. 2007. Interior Design Considerations And Developing The Brief. Principal. Sydney, Australia: CK Design International.
Jurnal
Nugraha Saputra, dkk. 2014. Analisa Tata Pencahayaan Pada Interior Kafe Cocorico di Bandung. Jurnal Rekajiva Jurnal Online Itenas Desain Interior Itenas. No.1. Vol.02.
Nisa Farasa, dkk. 2015. Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Kebetahan di Kafe : Perbedaan Preferensi Gender dan Motivasi. Jurnal Temu Ilmiah IPLBI.
Fauzi, A, dkk. 2017. Budaya Nongkrong Anak Muda di Kafe, Tinjauan Gaya Hidup Anak Muda di Kota Denpasar. Jurnal diterima dari https://ojs.unud.ac.id.
I Wayan YAP, dkk. 2018. Relasi Desain dan Tata Letak Furniture Terhadap Kenyamanan Pengunjung Urban Kafe. Jurnal Desain Interior. No.1. Vol.5.
Vanessa Susanto, dkk. 2020. Pengaruh Gaya Hidup Milenial Terhadap Desain Arsitektur Kafe. Jurnal. ITB
Dwi Cahyo, Desayndri. 2019. Pengaruh Penggunaan Musik Terhadap Konsentrasi Belajar Anak Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan. No. 3. Vol. 1.











