PERUBAHAN TIPOLOGI FASAD PADA RUMAH TRADISIONAL KAMPUNG PITU GUNUNG KIDUL
DOI:
https://doi.org/10.31848/arcade.v7i1.1250Keywords:
Facade, Traditional Architecture, Pitu Village, VernacularAbstract
Abstract: This Village unique and sacred research began to be introduced in 2015, the uniqueness of the settlement appeared in the combination of customs and traditions that were maintained authenticity with the indigenous people of Pitu Village. This affects change in the facade settlenet past and present seen from the Architectural aspects in the Pitu Village settlement, one of which is through the condition of houses there. The purpose of this study is to determine the typology of the traditional facade of Pitu Village with cultural elements and indirect communication between humans as a traditional the collection of research data is. This study uses a qualitative descriptive method The collection of research data was the result of interviews and observations at the research site with seven houses in Pitu Village. The changes of traditional houses typical of Pitu Village as a result of community planning into Vernacular Architecture is rated from the peculiarities of cultural aspects, building philosophy, of the village and one of the peculiarities of the community's house. This is considered to know the peculiarities in the area, especially the façade at Pitu Village residential house in applying the Vernacular Architecture Concept to the building style, it is necessary to analyze it with a comparative form before and after in the location of the area, the façade of the Pitu Village residential house by finding out the characteristics of the local Vernacular Architecture and the Characteristics of Ventakular Architecture with the points and shapes of the façade in the building planned in Pitu Village. The conclusions in this study reveal the development of an approach at the concept of vernacular traditional architecture into a modern livable house concept.
Abstrak: Penelitian perkampungan Unik dan sakral mulai diperkenalkan pada tahun 2015, keunikan permukiman muncul dalam perpaduan adat dan tradisi yang terjaga keasliannya dengan warga asli Kampung Pitu. hal ini berpengaruh terhadap adanya perubahan permukiman fasad rumah dahulu dan fasad rumah sekarang di lihat dari Aspek Arsitektural permukiman Kampung Pitu, salah satunya melalui kondisi rumah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tipologi fasad tradisional Kampung Pitu dengan unsur kebudayaan dan komunikasi tidak langsung antar manusia sebagai perancang rumah tradisional di kawasan Kampung Pitu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data penelitian merupakan hasil dari wawancara dan pengamatan di lokasi penelitian bersama tujuh masyarakat asli Kampung Pitu. Perubahan rumah tradisional khas Kampung Pitu hasil dari perencanaan masyarakat menjadi Arsitektur Vernakular dinilai dari kekhasan segi budaya, filosofi bangunan salah satu kekhasan pada rumah masyarakatnya. Hal tersebut dipandang memiliki potensi desa, kekhasakan kawasan terutama fasad rumah tinggal Kampung Pitu dalam menerapkan Konsep Arsitektur Vernakular terhadap gaya bangunan, maka perlu adanya analisis dengan bentuk perbandingan sebelum dan sesudah fasad rumah tinggal Kampung Pitu dengan mencari tau ciri Arsitektur Vernakular setempat dan dengan adanya poin dan bentuk secara fasad dalam bangunan yang direncanakan. Penelitian ini mengungkapkan pengembangan sebuah pendekatan konsep Arsitektur tradisonal Vernakular menjadi konsep rumah modern layak huni.References
A. Fajarwati, M. Efendi. S.Suhariyanto et al. (2020). Identifikasi Struktur Bangunan Rumah Tradisional di Desa Pinggirpapas. Jurnal Arsitektur NALARs 19(2), 139- 148. http://doi.org/ 10.24853/nalars.19.2.139-148
Diansya, I. (2015). Penilaian Jalur Pedestrian oleh Masyarakat Urban dan Kriteria Jalur Pedestrian yang Ideal Menurut Masyarakat. Prosiding Temu Ilmiah IPLBI, A 033-A 040. https://temuilmiah.iplbi.or.id/wpcontent/uploads/2015/11/TI2015-A-033-040-Penilaian-Jalur-Pedestrian-oleh-Masyarakat-Urban.pdf
Damayanti, F., Nugroho, A. M., & Santosa, H. (2017). Tipologi rumah jawa di kawasan perdesaan sumber polaman lawang. Jurnal Reka Buana Volume 2 No 1, September 2016 – Februari 2017, 2(1), 56–73.
Faza, H., Rusyda, S., Purnomo, A. D., Jembarati, P., Interior, D., Kreatif, F. I., Vernakular, R. (2021). TINJAUAN BUDAYA PADA BENTUK RUMAH VERNAKULAR DI JABUNGAN SEMARANG. Jurnal Arsitektur NALARs, 20(2), 131–136.
Fajarwati, A. N., Efendi, M., Suhariyanto, S., & Sudarmanto, S. (2020). Identifikasi Struktur Bangunan Rumah Tradisional di Desa Pinggirpapas. NALARs, 19(2), 139. https://doi.org/10.24853/nalars.19.2.139-1
Fifi Darmayanti, dkk. (2017). Tipologi Rumah Jawa Di Kawasan Perdesaan Sumber Polaman Lawang. Malang, Jurnal Reka Buana Volume 2 No 1, September 2016 – Februari 2017
Iswati. (2003). ‘Tipologi Morfologi Ruang Dalam Rumah-Rumah di Kampung Kudusan Kotagede’. Jurnal Arsitektur Komposisi Volume 1 Nomor 2, Oktober, hlm.123-133.
Jannah, N. A., & Priyatmono, A. F. (2020). Identifikasi Tipologi Fasad Rumah di Jalan Karanganyar, Dungus, Sragen Mengenai Aspek Arsitektur Vernakular. Seminar Ilmiah Arsitektur (SIAR), 8686, 238–243. Retrieved from https://publikasiilmiah.ums.ac.id/handle/11617/12068
Koentjaraningrat. (1984). Kebudayaan Jawa. Jakarta : PN. Balai Pustaka.
Mandaka, M., Ikaputra, I., & Widyastuti, D. T. (2022). Tipologi dan Morfologi Kota Bersejarah Lasem. JURNAL ARSITEKTUR PENDAPA, 5(1), 58–75. https://doi.org/10.37631/pendapa.v5i1.594
Mutiari, Dhani, Sejarah Arsitektur di Indonesia. Surakarta: Muhammadiyah University Press, 2018,https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1121623
Misavan, D. F., & Gultom, B. J. (2014). Pengaruh Pembaruan Fasad Bangunan Terhadap Karakter Visual Kawasan, Studi Kasus Jalan Tanjungpra Pontianak Langkau Batang : Jurnal Arsitektur,1(2). https://doi.org/10.26418/lantang.v1i2.18796
Noble, A. (2007). Traditional Building : A Global Surveu of Structural Forms and Cultural Functions. London & New York: I.B. Tauris, https://www.academia.edu/17887003/_Allen_G_Noble_Traditional_Buildings_A_Global_S_Book_ZZ_org_
Rini, W., & Ridho, R. (2021). Identifikasi Morfologi Kawasan Kampung Melayu Kota Semarang. Jurnal Planologi, 18(1), 114.
https://doi.org/10.30659/jpsa.v18i1.13318
Ramadhanta, A. 2010. “Kajian Tipologi Dalam Pembentukan Karakter Visual Dan Struktur Kawasan.†SMARTek 8(2):130–42.
Rapoport A., House, Form, and Culture. Milwaukee: Prentice-hall, 1969
Roesmanto, Totok, “A Study of Traditional House of Northern Central Java - A Case Study of Demak and Jeparaâ€. J. of Asian Architecture and Building Engineering, 2018
Sardjono, A. B. (2009). Konstruksi Rumah Tradisional Kudus. Jurnal Arsitektur. https://www.academia.edu/37708066/Studi_Struktur_dan_Konstruksi_Bangunan_Tradisional_Rumah_Pencu_di_Kudus
Sutaji, Ndaru H. dkk., “Ciri Khas dan Bentuk Rumah Banyu Biru Kabupaten Semarangâ€, J. ProgamStudi Arsitektur Universitas PGRI Semarang, 2018.
Setiawan, D., Perubahan, T., Fasad, E., Ruko, B., Penggal, P., Indah, J. P., … Utami, T. B. (2016). TIPOLOGI PERUBAHAN ELEMEN FASAD BANGUNAN RUKO PADA PENGGAL JALAN PURI INDAH, JAKARTA BARAT. Vitruvian, 6(1), 15–24.
Utami, P., & Puspaningtyas, D. E. (2013). The Miracle of Herbs. Jakarta: PT AgroMedia Pustaka.











