ANALISIS DIGITAL FORENSIK PADA DIGITAL FOOTPRINT UNTUK IDENTIFIKASI PELAKU CYBERCRIME DENGAN FRAMEWORK FDFI

Authors

  • Bunga Islamiya Putri
  • Deni Suprihadi

DOI:

https://doi.org/10.31848/justise.v1i01.3272

Abstract

Banyaknya pengguna media sosial pada saat sekarang ini, mengakibatkan banyaknya tindakan kejahatan (cybercrime), dan sulitnya mengidentifikasi pelaku cybercrime di media sosial karena kebanyakan dilakukan dengan cara anonym (menggunakan akun palsu). Namun dengan adanya digital footprint (jejak digital) yang ditinggalkan oleh pengguna dapat mempermudah proses identifikasi pelaku. Penelitian ini menggunakan Metode Social Network Analysis (SNA) untuk mengumpulkan data dan melakukan pendekatan terhadap media sosial kemudian menggunakan Framework Digital Forensik Investigation (FDFI) dalam melakukan analisis investigasi. Penelitian ini akan menganalisis pencarian bukti digital pada aplikasi Twitter. Temuan utama penelitian ini adalah bahwa pendekatan ini mampu mengidentifikasi jejak digital dengan akurasi tinggi dan mengaitkannya dengan identitas pelaku. Hasil penelitian ini memeiliki dampak penting dalam penegakan hukum dan pencegahan kejahatan dunia maya. Identifikasi pelaku yang efektif melalui analisis jejak digital dapat membantu lembaga penegak hukum dalam mengambil tindakan yang cepat dan akurat. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi dasar bagi perkembangan metode analisis digital forensik yang lebih canggih dan adaptif dalam menghadapi perkembangan teknologi dan metode kejahatan baru di dunia maya.

References

Al Jumah, M. N., Sugiantoro, B., & Prayudi, Y. (2019). Penerapan metode composite logic untuk perancangan framework pengumpulan bukti digital pada media sosial. ILKOM Jurnal Ilmiah, 11(2), 135–142.

Arshad, H., Jantan, A., & Omolara, E. (2019). Evidence collection and forensics on social networks: Research challenges and directions. Digital Investigation, 28, 126–138. https://doi.org/10.1016/j.diin.2019.02.001

Ibrahim, M. A., Li, L., & Wang, P. (2018). The Design of 220kV Substation Grounding Grid with Difference Soil Resistivity Using Wenner and Schlumberger Methods. 2018 China International Conference on Electricity Distribution (CICED), 2525–2530. https://doi.org/10.1109/CICED.2018.8592188

Kurniawan, A., & Prayudi, Y. (2014). Teknik Live Forensics Pada Aktivitas Zeus Malware Untuk Mendukung Investigasi Malware Forensics. https://www.researchgate.net/publication/263847986

Niken Bestari. (2022). Mengenal Digital Footprint: Penjelasan, Manfaat, dan Bahayanya.

Nukman. (2022). Pengembangan Framework Digital Forensics Investigation (FDFI) Pada Sosial Media Dengan Metode System Development Life Cycle (SDLC). Universitas Islam Indonesia.

Raharjo, B. (2013). SEKILAS MENGENAI FORENSIK DIGITAL. Jurnal Sosioteknologi, 12(29), 384–387. https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2013.12.29.3

Van Dijk. (2016). Media Sosial. Jakarta Bumi Aksara.

Downloads

Published

2023-09-01

Issue

Section

Articles